Wednesday, September 12, 2007

Ada apa dengan Bismillah

"Basmalah" itulah sebutan untuk kalimat "Bismillahirrohmaanirrohiim", kalimat yang biasa diucapkan oleh semua orang, bahkan saya pernah juga mendengar orang non muslim mengucapkannya, jadi basmalah itu bisa dikatakan sudah menjadi kultur, sebagaimana kalimat-kalimat lain seperti assalamu alaikum, bertaqwa, insya Alloh dsb. namun dalam tulisan ini saya mencoba mengingatkan kembali bahwa bacaan basmalah adalah bacaan yang memiliki dampak luar biasa dalam kehidupan kita, tentunya apabila basmalah dibaca dengan penghayatan makna bukan sekedar adat, budaya, perkewoh(jawa),ben keren,dan embel-embel lainnya. apa sih dampaknya? wong cuman bacaan gampang gitu. eiit, jangan anggap remeh bung!. coba kita perhatikan hadist ini :

" dari Jabir ra , dia berkata : " saya mendengar Rasululloh SAW besabda: " Apabila seseorang masuk rumahnya dia menyebut nama Alloh Ta'ala pada waktu masuknya dan pada waktu makannya maka setan berkata pada teman-temannya: " Kalian tidak punya tempat bermalam dan tidak punya makan malam, apabila dia masuk tidak menyebut nama Alloh pada waktu masuknya itu maka setan berkata:" kalian mendapatkan tempat menginap dan apabila ia tidak menyebut nama Alloh pada waktu makan maka setan berkata :"Kalian mendapatkan tempat bermalam dan makan malam" (HR Muslim)

Siapa yang ingin makanannya berkah, rumah tangganya diliputi sakinah/ketenangan, jangan beri kesempatan kepada setan-setan itu memakan makanan kita dan jangan biarkan setan setan ikut tinggal dirumah kita, yang sudah barang tentu apabila para setan itu tinggal bersama kita mereka mempunyai keleluasaan untuk membuat gonjang-ganjing di rumah kita. Basmalah adalah solusi, jangan remehkan.....! yaa ikhwah.

1 comment:

Adem Pisan said...

Asalammualaikum wr.wb
Untuk Pa Ust. Abuy yg terhormat izinkanlah sy menyampaikan usulan sebagaimana berikut:
Kang Ust Abuy membuat tulisan yg termuat dlm suatu artikel yg muatannya berisi foto kehidupan kita masyarakat islam beserta problematikanya, dan kang ust menyoroti ketentuan cara hidup islami yg mulai tergrogoti oleh budaya hedeonisme. Pasti akan seru jika Pa Ust yg menulisnya, karena sy tahu pa ust lebih berani, baik hati dan tdk sombong. terima kasih Asalammualaikum wr.wb